Kamis, 11 Januari 2018

Ulang Tahun

TERNYATA ULANG TAHUN ADA DALAM INJIL MATIUS 14: 6

Pada masa-masa awal Nasrani, generasi pertama (Ahlul Kitab / Kaum Khawariyyun / pengikut Nabi Isa), mereka tidak merayakan upacara ulangtahun, karena mereka menganggap, bahwa pesta ulang tahun itu adalah pesta yang mungkar, dan hanya pekerjaan orang kafir Paganisme. Pada masa Herodeslah acara ulang tahun dimeriahkan sebagaimana tertulis dalam Injil Matius:

Tetapi pada HARI ULANG TAHUN Herodes, menarilah anak Herodes yang perempuan, Herodiaz, di tengah-tengah mereka akan menyukakan hati Herodes. (Matius 14: 6)

Injil Versi Bahasa Inggris:

Look at the Bible, Matthew 14: 6

Celebrating of birthday is Paganism, and Jesus (Isa, peace be upon him) doesn’t to do it, but Herod.

Matthew 14: 6

“But when Herod’s birthday was kept, the daughter of Herodias danced before them, and pleased Herod."

Orang Nasrani yang pertama kali mengadakan pesta ulang tahun adalah orang Nasrani Romawi. Beberapa batang lilin dinyalakan sesuai dengan usia orang yang berulang tahun. Sebuah kue ulang tahun dibuatnya, dan dalam pesta itu, kue besar dipotong dan lilinpun ditiup. (Buku Parasit Aqidah. A.D. El. Marzdedeq, Penerbit Syaamil, hal. 298)

Sudah menjadi kebiasaan kita mengucapkan selamat ulang tahun kepada keluarga maupun teman, sahabat pada hari ULTAHnya. Bahkan tidak sedikit yang aktif dakwah (ustadz dan ustadzah) pun turut larut dalam tradisi jahiliyah ini.

Sedangkan kita sama-sama tahu, bahwa tradisi ini tidak pernah diajarkan oleh Nabi kita yang mulia MUHAMMAD ﷺ, dan kita ketahui Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling mengerti cara bermasyarakat, bersosialisasi, paling tahu bagaimana cara menggembirakan para sahabat-sahabatnya. Rasulullah ﷺ paling mengerti, bagaimana cara mensyukuri hidup dan kenikmatannya. Rasulullah ﷺ paling mengerti bagaimana cara menghibur orang yang sedang bersedih. Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling mengerti CARA BERSYUKUR. Adapun tradisi ULANG TAHUN ini merupakan tradisi orang-orang Yahudi, Nasrani dan kaum Paganisme, maka Rasulullah ﷺ memerintahkan untuk menyelisihinya. Apakah Rasulullah ﷺ pernah melakukannya ? Padahal Herodes sudah hidup pada jaman Nabi Isa. Apakah Rasulullah ﷺ mengikuti tradisi ini ?

Rasulullah ﷺ pernah bersabda,

“Kamu akan mengkuti cara hidup orang-orang sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sehingga jika mereka masuk kedalam lobang biawak pun, kamu pasti akan memasukinya juga." Para sahabat bertanya: ”Apakah yang engkau maksud adalah kaum Yahudi dan Nasrani wahai Rasulullah?” Rasulullah ﷺ menjawab: ”Siapa lagi jika bukan mereka?!”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah ﷺ bersabda,

“ Man tasabbaha biqaumin fahua minhum” (Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Daud dari Ibnu Umar, dishahihkan Syaikh al-Albani).

Allah berfirman:

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.” (QS. Al Baqarah: 120)

وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا

“Dan janganlah kamu mengikuti, apa yang kamu tidak memunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, pengelihatan, dan hati, semuannya itu akan diminta pertanggungjawabannya." (QS. Al-Isra: 36)

Janganlah kita ikut-ikutan, karena tidak mengerti tentang sesuatu perkara. Latah ikut-ikutan memeringati Ulang Tahun, tanpa mengerti dari mana asal perayaan tersebut.

Ini penjelasan Nabi ﷺ tentang sebagian umatnya yang akan meninggalkan tuntunan beliau ﷺ, dan lebih memilih tuntunan dan cara hidup diluar Islam. Termasuk juga di antaranya adalah peringatan perayaan ULTAH, meskipun ditutupi dengan label SYUKURAN.

Jika kita mau merenung apa yang harus dirayakan atau disyukuri, dengan BERKURANGNYA usia kita? Semakin dekatnya kita dengan KUBUR? SUDAH SIAPKAH kita untuk itu? Akankah kita bisa merayakannya tahun depan?

Seorang Muslim dia dituntut untuk MUHASABAH setiap hari, karena setiap detik yang dilaluinya TIDAK akan pernah kembali lagi, sampai nanti dipertemukan oleh ALLAH pada hari penghisaban, yang tidak ada yang bermanfaat pada hari itu, baik anak maupun harta, kecuali orang yang menghadap ALLAH dengan membawa hati yang ikhlas dan amal yang saleh.

Jadi, alangkah baiknya jika tradisi jahiliyah ini kita BUANG jauh-jauh dari diri kita, keluarga dan anak-anak kita, dan menggantinya dengan tuntunan yang mulia yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ.

Sumber: http://abuayaz.blogspot.co.id/2010/07/ternyata-ulang-tahun-ada-dalam-injil.html

Sabtu, 06 Januari 2018

Nasehat Semanis Madu

NASEHAT YANG LEBIH MANIS DARIPADA MADU  
dikutip dari buku *lelaki yg paling bahagia di dunia* karangan syaikh Aidh Al-Qarni_

1. *Mulailah harimu dengan sholat Fajr* dan do'a-do'a di pagi hari agar kau mendapatkan keberuntungan dan kesuksesan

2. Lanjutkan dengan istighfar agar syetan menghindar darimu

3. Jangan putus berdo'a, karena sesungguhnya do'a merupakan tali kesuksesan

4. Ingatlah bahwa apapun yg kau katakan akan dicatat oleh malaikat

5. Senantiasalah optimis meskipun engkau dalam puncak kesusahan

6. Jika engkau menghadapi kegelisahan dan berbagai kegundahan maka ucapkanlah *laa ilaaha illallahu*

7. Belilah dengan uang dirhammu (berinfaklah) untuk mendapatkan do'a orang fakir dan kecintaan orang miskin

8. *Sujud panjang dengan khusyuk itu lebih baik daripada istana2 yang megah.*
                      
9. Berfikirlah sebelum berkata, bisa jadi satu perkataanmu bisa mematikan (menyakiti hati orang)

10. *Berhati hatilah terhadap do'a orang yang didholimi dan air mata orang yang terampas haknya*

11. Sebelum engkau membaca buku, koran dan majalah, *bacalah terlebih dahulu Al-Qur'Kurayan*

12. *Jadilah kau sebab bagi keistiqomahan keluargamu*

13. Bersungguh-sungguhlah jiwamu melaksanakan ketaatan, karena jiwa manusia itu senantiasa mengajak kepada keburukan

14. Ciumlah telapak tangan kedua orangtuamu, kau pasti mendapatkan keridhoan

15. Baju-baju lamamu merupakan baju baju baru menurut orang orang fakir

16. Janganlah kau marah, karena hidup ini sangat singkat dari yang kau bayangkan

17. Engkau senantiasa bersama dzat yang maha kuat maha kaya, dialah Allah 'azza wa jalla, 

18. *Jangan kau tutup pintu terkabulnya doa dengan melakukan maksiat*

19. *Sholat adalah sebaik baik penolongmu dalam menghadapi berbagai musibah dan kelelahan*

20. Hindari berburuk sangka, kau akan mendapatkan ketenangan dan kenyamanan

21. Penyebab dari segala kegundahan adalah berpaling dari ALLAH, maka segeralah menuju kepada Nya.

22. *Sholatlah kau, karena sholatmu akan menemanimu di kubur*

23. Jika kau mendengar orang yang menggunjing (ghibah) maka katakanlah padanya: bertaqwalah kau  kepada ALLAH

24. Dawamkanlah (senantiasa) kau baca surat Tabarak ( *sural Al Mulk*) karena ia adalah penyelamat

25. *Orang yang mahruum ( _terhalang dari rahmat Allah_) adalah orang yang terhalang dari mengerjakan sholat dg khusyuk dan mengalirkan air mata*

26. *Jangan kau hina orang mukmin yang sedang lalai*

27. Jadikanlah semua rasa cinta itu karena ALLAH dan Rasul-Nya

28. Maafkanlah *orang yang menggunjingmu,* karena dia telah *menghadiahkan kebaikannya untukmu*

29. *Sholat, tilawah, dzikir, merupakan hiasan dadamu*

30. Barangsiapa mengingat panasnya neraka maka ia akan bersabar terhadap dorongan untuk melakukan maksiat

31. Selama qiyamullail ditegakkan, maka segala penyakit akan hilang, krisis akan berlalu, dan kesusahan akan lenyap

32. Jauhilah *katanya dan katanya* karena kau masih punya pekerjaan bak gunung

33. Kerjakanlah sholat dengan khusyuk, karena  segala hal yang menantimu selain sholat itu lebih rendah urusannya daripada sholat

34. Jadikanlah mushaf senantiasa disisimu, karena membaca satu ayat Al-Quran itu lebih baik daripada dunia dan isinya

35. Kehidupan itu indah, dan lebih indah lagi jika kau sertai iman.

*Semoga bermanfaat..*

Jumat, 05 Januari 2018

Puding

Bahan :
1 bungkus agar-agar bubuk merk AGARASA rasa cokelat yang besar
1000 ml air
1/2 gelas belimbing gula pasir
2 sachet susu kental manis
30 gram cokelat blok
¼ sendok teh garam
Bahan vla :
500 ml susu cair
75 gram gula pasir (atau sesuai selera)
10 - 20 gr maizena
1 butir kuning telur
Essence vanilla secukupnya
¼ sendok teh garam
Cara membuat :
Puding
Campur semua bahan. Masak dan aduk sampe mendidih.
Tuang ke cetakan kecil-kecil.
Tunggu sampe mengeras, baru dituangi vla di atasnya.
Dinginkan di dalam kulkas.
Vla
Masak susu, gula ,vanilla dan tepung maizena sampe mendidih.
Ambil sedikit adonan di mangkuk, tambahkan kuning telur lalu aduk rata.
Masukan kembali ke adonan vla. Aduk lagi sebentar hingga matang.
Tips :
Jika ingin praktis gunakan vla instan aja. Sekarang banyak di jual dalam kemasan, berbagai merek.

Puding Sutra Coklat

Puding Sutra Coklat

Bahan :
500 gram susu kental manis coklat ( aku pakai 1 kaleng Frisian flag plus 1 sachet ) Atau 1 kaleng aja cukup sich jika suka manisnya semriwing aja..:D
1 bungkus agar-agar coklat merk Agarasa yang besar  ( pakai ini agar warna puding coklat cantik )
50 gram coklat blok, serut kasar
1350 ml air

Cara Membuat :
Campur semua bahan.
Masak dan didihkan sambil di aduk-aduk agar susu tidak pecah. Masak puding api jangan terlalu besar dan harus selalu di aduk agar lemak susu tidak pecah hingga mendidih. Jika lemak susu pecah nanti bisa misah dan nggak cantik pudingnya.
Saring..dan tuang ke cetakan sesuai selera
Dinginkan di kulkas terlebih dahulu sebelum di sajikan..hemm..yummy seger dan lembut.

Dokter dan Sholat

Motivasi untuk kita semua, copotan dari grup sebelah...
KISAH NYATA yg inspiratif di Bandung , ( re post )

Kisah SEORANG DOKTER :*💉

Sejak pulang dari itikaf di masjid selama tiga  hari bersama jamaah dakwah, dokter Agus menjadi pribadi yang berbeda. Sedikit-sedikit bicaranya Allah, sedikit-sedikit bicaranya Rasulullah.

Cara makan dan cara tidurnya pun berbeda, katanya itulah cara tidur Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

Rupanya, pengalaman itikaf dan belajar di masjid betul-betul berkesan baginya. Ada semangat baru.

Namun beliau juga jadi lebih banyak merenung. Dia selalu teringat-ingat dengan kalimat yang dibicarakan amir jamaah.

“Obat tidak dapat menyembuhkan, yang menyembuhkan adalah Allah.

Obat bisa menyembuhkan berhajat kepada Allah, karena sunnatullah.

Sedang Allah menyembuhkan, tidak berhajat melalui obat.

Allah bisa menyembuhkan dengan obat atau bahkan tanpa obat.

Yang menyembuhkan bukanlah obat, yang menyembuhkan adalah Allah.”

Dia-pun merenung, bukan hanya obat, bahkan dokter pun tidak punya upaya untuk memberi kesembuhan. Yang memberi kesembuhan adalah Allah.

Sejak itu, sebelum memeriksa pasiennya, ia selalu bertanya.

“Bapak sebelum ke sini sudah izin dulu kepada Allah?” atau “Sudah berdoa meminta kesembuhan kepada Allah?” atau “Sudah lapor dulu kepada Allah?"

Jika dijawab belum (kebanyakan memang belum), beliau meminta pasien tersebut mengambil air wudhu, dan shalat dua rakaat di tempat yang telah disediakan

Jika memberikan obat, beliau pun berpesan dengan kalimat yang sama. “Obat tidak bisa menyembuhkan, yang menyembuhkan adalah Allah. Namun berobat adalah sunnah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan sebagai ikhtiar dan sunnatullah, agar Allah mau menyembuhkan”.

Ajaib! banyak pasien yang sembuh.

Jika diperiksa dengan ilmu medis, peluang sehatnya hampir tidak ada, ketika diberikan terapi “Yakin” yang diberikan beliau, menjadi sehat.

Pernah ada pasien yang mengeluh sakit, beliau minta agar orang tsb. untuk shalat dua rakaat (minta ampun dan minta kesembuhan kepada Allah), ketika selesai shalat pasien tersebut langsung merasa sehat dan tidak jadi berobat.

Rudi, Asistennya bertanya, kenapa dia langsung sembuh?
Dr. Agus katakan, bisa jadi sumber sakitnya ada di hati, hati yang gersang karena jauh dari Allah.

Efek lain adalah pasiennya pulang dalam keadaan senang dan gembira. Karena tidak hanya fisiknya yang diobati, namun batinnya pun terobati.

Hati yang sehat, membuat fisik yang kuat. Dan sebaik-baik obat hati adalah Dzikir, Al-Quran, Wudhu, Shalat, Do'a dan tawakal pada Allah.

Pernah ada pasien yang jantungnya bermasalah dan harus dioperasi.

Selain “Yakin”, beliau juga mengajarkan terapi cara hidup Rasulullah. Pasien tersebut diminta mengamalkan satu sunnah saja, yaitu sunnah tidur. Sebelum tidur berwudhu, kalau bisa shalat dua rakaat, berdoa, berdzkir, menutup aurat, posisi kanan adalah kiblat, dan tubuh miring ke kanan.

Seminggu kemudian, pasien tersebut diperiksa. Alhamdulillah, tidak perlu dilakukan operasi. Allah telah memberi kesembuhan atasnya.

Ada juga pasien yang ginjalnya bermasalah. Beliau minta agar pasien tersebut mengamalkan sunnah makan dan sunnah di dalam WC. Makan dengan duduk sunnah sehingga posisi tubuh otomatis membagi perut menjadi 3 (udara, makanan, dan air). Kemudian buang air kecil dengan cara duduk sunnah, menguras habis-habis kencing yang tersisa dengan berdehem 3 kali, mengurut, dan membasuhnya dengan bersih.

Seminggu kemudian, saat diperiksa ternyata Allah berikan kesembuhan kepada orang tersebut.

Rudi pernah sedikit protes. Sejak melibatkan Allah, pasiennya jadi jarang bolak-balik dan berisiko mengurangi pendapatan beliau.
Namun Dr. Agus katakan bahwa rezeki adalah urusan Allah. Dan beliau jawab dengan kalimat yang sama dengan redaksi yang berbeda, bahwa “Sakitnya pasien tidak dapat mendatangkan rezeki, yang memberi rezeki adalah Allah. Allah juga bisa mendatangkan rezeki tanpa melalui sakitnya pasien”.

Enam bulan berikutnya seorang pasien yang pernah sembuh karena diminta shalat oleh beliau, datang ke klinik, mengucapkan terima kasih, dan berniat mengajak dokter serta asistennya umroh bulan depan.

Dr. Agus kemudian memanggil Rudi ke dalam ruangan. Sebenarnya beliau tahu bahwa Rudi ingin:  sekali berangkat umrah. Namun kali ini beliau ingin bertanya langsung dengannya.

“Rudi, bapak ini mengajak kita untuk umrah bulan depan, kamu bersedia?”

Rudi tidak menjawab, namun matanya berbinar, air matanya tampak mau jatuh.
“Sebelum menjawab, saya izin shalat dulu pak,” ucapnya lirih. Ia shalat lama sekali, sepertinya ini shalat dia yang paling khusyu'.

Pelan, terdengar dia terisak-isak menangis dalam doanya.
------
Demikian mudah-mudahan kisah yang di bagikan
membawa banyak manfaat, Silahkan di SHARE..!

Dr Agus Thosin, SpJP (Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah) praktek di RSAI Bandung

Hidup Lebih Bahagia

HIDUP LEBIH BAHAGIA, TANPA Facebook!

Alhamdulillah bisa kembali bersua lagi di jagat Facebook, setelah 77 hari menahan diri gak posting dan gak sharing apapun. Legaaaa.... perasaannya udah kaya orang yang baru melepas kejombloan dan menikah dengan jodoh impiannya. Ea!  😍

By the way, selama gak FB-an, banyak banget pelajaran penting yang Saya dapat dan tak didapat sebelumnya. Misalnya, waktu yang lebih fleksibel, perasaan hati yang lebih terjaga, kinerja yang lebih produktif, dan kehidupan yang lebih bahagia. Beeeuh...

Eh tapi beneran lho!

Orang yang gak main Facebook selama seminggu ternyata lebih jarang terkena stress dan cenderung bisa ngobrol leluasa dengan keluarganya.
Ini bukan 'katanya', tapi hasil penelitian. Saya pribadi merasakannya, apalagi puasanya bukan seminggu, tapi hampir 3 bulan. Gak posting, gak sharing. Walaupun sesekali puasanya kadang bocor, gatel pengen komen. Haha. Entar diqodho aja deh puasanya...  😅

Jadi, tahukah Anda, sebuah penelitian yang dilakukan Danish Happiness Research Institute, Denmark, menunjukkan, sebanyak 55 persen di antara mereka yang satu minggu rehat dari sosial media merasa stressnya berkurang.

Dalam riset tersebut, peneliti mengikutsertakan 1.900 responden pengguna Facebook. Mereka kemudian membagi peserta dalam dua kelompok. Kelompok pertama diberi akses ke Facebook seperti biasa, sedangkan kelompok kedua dipaksa tidak menyentuh Facebook selama seminggu.

Setelah sepekan, peneliti menemukan sebanyak 55 persen dari mereka yang tidak mengakses Facebook merasa stressnya berkurang. “Mereka yang hidup tanpa media sosial memiliki tingkat konsentrasi yang lebih tinggi,” kata CEO Happiness Research Institute, Meik Wiking. “Mereka juga tidak begitu kesepian dan lebih mudah bergaul.”

Menurut Wiking, salah satu penyebab yang membuat orang tak bahagia ketika menggunakan sosial media -seperti Facebook- adalah orang tersebut membandingkan dirinya dengan orang lain. Alhasil, sifat baper, gampang panasan, dan iri hati kerapkali muncul pada mereka yang sudah kecanduan Facebook.

Lantas, bagaimana menyikapinya?

Solusinya, jangan buat diri kita kecanduan dan ketergantungan sama Facebook.

Cara 'crazy' Saya, tentu dengan melakukan puasa Facebook seperti kemarin. Banyak kok hikmahnya, misalnya: main sama anak lebih lama, ngobrol sama istri lebih intens, koordinasi sama tim lebih sering, ngeracik strategi bisnis lebih mantap, waktu ngaji lebih longgar, dan masih banyak lagi.

Gimana, berani puasa FB-an kaya saya selama 3 bulan? hehe

Kalaupun gak berani 3 bulan, coba 1 bulan. Gak berani 1 bulan, coba 1 minggu. Gak berani 1 minggu, coba 1 hari. Intinya, rehat dulu aja. Melepas ketergantungan. Saya sih lebih suka menyebutnya "kecanduan". Ya, kecanduan Facebook.

Bangun tidur, stalking Facebook.
Mau tidur, scrolling Facebook.

Nganggur dikit, fesbukan.
Gak nganggur, apalagi.

Ah, bahaya banget, terutama kalau udah bener-bener "nyandu". Harusnya, yang kecanduan itu baca Quran, ngafalin Ayat, dengerin Murottal, dan ikut pengajian. Tapi kita ini kadang suka kebolak-balik, giliran yang berbau duit semangat, pas diajak ningkatin bekal akhirat, eh loyo. Untung sekarang sadar. Dan mulai mikir.

"Tapi kan kang, jualan Saya di Facebook"

Ya gak apa-apa. Saya juga jualannya di Facebook. Sama. Baik yang gratisan, maupun yang berbayar (FB Ads).

Yang salah itu bukan Facebooknya, tapi "kecanduan" kitanya sama Facebook.

Buktinya, tak jarang dari kita yang stalking temennya lebih lama ketimbang sharing ilmunya. Hobinya kepo. Jembol gak bisa berhenti scrolling. Selalu pengen tahu kehidupan dan urusan orang. Parah banget kan ya. Heu

Supaya FB-annya manfaat, nih Saya share tips-tipsnya ya:

1. Alokasikan waktu sehari berapa jam untuk fesbukan. Misal 3 jam. 1 jam buat ngiklan. 1 jam buat balasin komen dan chat. 30 menit buat sharing. 30 menit buat scrolling (nyari ide, bukan kepo). Lebih dari cukup kok, InsyaAllah.

2. Komitmen hanya mengadd atau memfolllow akun-akun yang bervibrasi positif, seperti mereka yang suka sharing ilmu, wawasan, pengalaman, dan pengetahuan. Atau, teman-teman yang memang Anda kenal dan sering berinteraksi dengan Anda. Kalau hobinya ngeluh, debat kusir, dan mancing emosi, unfriend/unfollow aja, bila perlu block. Ingat, emosi itu nular. Termasuk emosi yang muncul dari status-status FB yang Anda baca. Jadi hati-hati.

3. Joinlah di grup-grup edukatif dan bermanfaat, seperti Jago Jualan. Terbukti, udah ada 170.000+ orang yang udah ngeklik http://bit.ly/belajarjagojualan agar bisa belajar. Apalagi sekarang mentornya banyak. Mereka otot berbaginya besar. Posting pun gak melulu jualan. Pure berbagi, tanpa modus.

Terakhir, jangan lupa untuk sering memberikan like, komen, dan share status FB teman-teman Anda yang memang positif. Algoritma FB sekarang ini lagi buruk-buruknya dan gak berpihak banget sama kita yang bermadzhab organik (gratisan), maka satu-satunya cara mendapatkan manfaat banyak dari FB adalah dengan sering berinteraksi. Jangan pelit. Oke?

InsyaAllah, kalau tips-tips di atas Anda praktikkan setiap harinya, hasilnya akan lebih membahagiakan dan membuat hati tenang. Jadi, Anda gak harus baca buku gara-gara Facebook karya Saya di http://BillionaireStore.co.idkalau hanya untuk bisa belajar fesbukan, kecuali ingin mendapatkan hasil yang lebih, silakan.

Gitu kawan-kawan. Kalau mau tetap fesbukan, jangan lupa bahagia. Jangan stress mulu, entar jualannya gak laku-laku dan hutangnya gak lunas-lunas. Hehe

Ingat, bahagia dulu, baru sukses. Jangan dibolak-balik, entar hasilnya kebalik.

Sepakaaaaaaaaaaaaat?  👌

By the way, jangan lupa join channel telegram Saya ya. Klikhttps://t.me/dewaekaprayoga.

Selasa, 02 Januari 2018

Aplikasi Ilmu Magnet Rezeki

Memory
Jum'at, 22Des2017
Pak.Nas .... suatu hari, sy mengajak Leo anak sy pergi ke majelis ta'lim khusus ibu2 dg *Ustadzah Mamah Dedeh* sbg penceramahnya. Perjalanan yg memang cukup jauh itu sy tempuh dg naik motor ber2. Dg bekal uang 5rb,- kami mencoba berusaha tetap  istiqomah dlm menuntut ilmu stiap hari jum'at yg penuh berkat. Sesampai di majelis kami saling bersalam2an dan ujug2 makbedunduk ada seorang ibu2 yg  menyerahkan uang 40rb kpd Leo. Masya Allah pak.Nas.... pdhal sbelum brgkt ngaji dirumah itu Leo hanya infaq 2rb tp Allah membalas dg cepat dg perkalian lipatnya. 
(Nb. anak sy ada 3 dan stiap anak memiliki kaleng infaq atas namanya mereka masing2,  setiap bulan kaleng2 tsb kami sumbangkan ke salah satu ponpes khusus anak yatim di daerah jakarta). Pengajian blm selesai namun di lantai 3 sdh terdengar sayup2 suara adzan. Kemudian Leo bergegas pamit utk  melaksanakan sholat jum'at berjamah di masjid yg ada di lantai dasar.

Usai sholat jum'at Leo kembali ke lantai 3 menemui sy di mn sy mengaji brsm Mamah Dedeh tdi. Sambil tersenyum Leo berbisik menceritakan kejadian yg sangat luar biasa. Mamah... pas sholat jum'at tdi Leo sengaja infaq 25rb dongg mahhh😊...

Lalu sy bilang: kok byk sekali nak? Kenapa tdk 5rb saja? Kata sy seraya melirik mukanya Leo yg super polos itu. "Lhaillahaillallah Muhammaddarrosullulah...  mamah ini kayak ngga tahu Ilmu Magnet Rezeki ajah! Mamah inget ngga?  Waktu mamah mbeliin *Buku Rahasia Magnet Rezeki*  dan mamah sendiri yg sll berpesan, bukunya harus sering2 dibaca ya nak!?  Masa mamah lupa sih???? Mah.... tdi pagi itu kan Leo sdh infaq 2rb.... ? trus Allah sdh bls jd 40rb? Jd kalo aku infaq 25rb..... pasti Allah akan membalas dg berkali2 lipat" jawab Leo dengan penuh keyakinan.
Lalu sy bales dg bisikan: Wow kerennn, Leo hebat!  (Sambil sy mikir keras: Leo itu kan baru kls 1 SMP di Pondok YKR,  tp kenapa dia infaq 25rb?  Sementara uangnya dia  cuma 45rb? Apa iya Leo tidak sayang sm uangnya yg hanya berjumlah 45rb itu???? .... blm selesai kami berbisik, ujug2 makbedunduk ada ibu2 yg duduknya agak jauh di sblh sy diam2 memberikan uang  sejumlah 250rb kpd Leo.

Masya Allah pak.Nas....  sy menangis terharu dan bahagia serta bangga.  Semenjak Leo tinggal di Pondok Pesantren YKR,  Alhamdulillah Leo semakin sholeh bs mengerti dan memahami serta mengaplikasikan ilmunya tentang Magnet Rezeki melalui infaq dan sedekah di dlm kehidupan nyata. Smg kelak Leo tetap mnjd orang baik yg sholeh dan jg dermawan. Trmksh kpd Abah, para Ustadz dan pak.Nas yg tlh membantu membimbing Leo mnjd pribadi yg luar biasa dahsyatnya. Smg para Ustadz dan pak.Nas sklg Allah sehatkan dan Allah muliakan dunia hingga Akherat. Aamiin Ya Robbal'alamin.