Kamis, 29 Desember 2016

Karakter anak

Kadangkala kita sering membantu anak karena kasihan atau rasa sayang, tetapi sebenarnya malah membuat mereka tidak mandiri. Membuat potensi dalam dirinya tidak berkembang. Memandulkan kreativitasnya, karena kita tidak tega melihat mereka mengalami kesulitan, yang sebenarnya jika mereka berhasil melewatinya justru menjadi kuat dan berkarakter.Sama halnya bagi pembentukan karakter seorang anak, butuh waktu dan komitmen dari orangtua untuk mendidik anak menjadi pribadi yang berkarakter. Butuh upaya, waktu dan cinta dari lingkungan yang merupakan tempat dia bertumbuh, cinta disini jangan disalah artikan dengan memanjakan.Pada awal pembentukan karakter banyak orangtua bertanya tentang bagaimana mendisiplinkan anak. Nah, apakah disiplin saja cukup? Bagaimana dengan proses membentuk karakter yang lain?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar